Resource Centre

Apakah Baik atau Buruk Menjadi Seorang yang Perfeksionis?

Tahukah kamu apa saja kelebihan dan kekurangan dari sifat perfeksionis? Mungkin banyak dari kalian yang hanya tahu hal-hal baik dari sifat yang satu ini saja. Padahal,kenyataannya sifat perfeksionis memiliki sederet kekurangan yang dapat menyusahka pemiliknya. Seorang perfeksionis memang dikenal sangat teliti, cermat, dan akan memberikan yang terbaik di pekerjaannya. Namun, di balik segala kelebihannya itu seorang perfeksionis juga memiliki beragamkekurangan. Jika kekurangan tersebut tidak diatasi tentu akan berpengaruh pada performa kerjanya. Yuk kita lihat, kelebihan dan kekurangan pemilik sifat ini! Kelebihan 1.Punya standar yang tinggi Salah satu ciri orang perfeksionis adalah memiliki standar yang tinggi saat menjalankan pekerjaannya. Hal ini tentunya sangat baik bagi perkembangan karier yang dimilikinya. Pasalnya, ia akan selalubekerja lebih keras demi mencapai standar tinggi yang dibuatnya tersebut. Menurut Odyssey, memiliki standar yang tinggi dalam hal pekerjaan pasti akan otomatis membuat kitabekerja lebih keras. Jika selalu berkomitmen untuk terus memenuhi standar yang tinggi tersebut, tentunya akan lebih mudahuntuk mencapai kesuksesan. 2. Mempengaruhi orang lain untuk lebih bekerja keras Jika kamu memiliki atasan yang perfeksionis biasanya mereka dapat mempengaruhi karyawannya untuk lebihproduktif. Tidak jarang mereka juga selalu memberikan motivasi agar semua orang bisa bekerja lebih giat supaya bisamencapai standar yang dimilikinya. Meski terkadang cukup sulit saat harus berhadapan dengan seseorang yang perfeksionis, tapi mereka selalumenginspirasi bagi orang lain. 3. Selalu perhatian terhadap detail Kelebihan lain dari sifat perfeksionis adalah mampu memperhatikan hal-hal kecil dengan detail. Hal itu bahkan menjadi salah satu rahasia mengapa mereka selalu mampu mengerjakan tugasnya denganbaik dan tanpa kesalahan. Seorang perfeksionis biasanya tidak akan mau berhenti bekerja jika hal yang dilakukan tidak sempurna danmasih berada di bawah standarnya. Oleh karena itu, mereka akan rela bekerja ekstra dan melihat detail-detail kecil sehingga tidak akan ada kesalahan yang terlewatkan. Kekurangan Sifat Perfeksionis 1. Merasa ketakutan jika pekerjaan kurang baik

Baca »

5 Alasan Mengapa Orang Tua Juga Harus Belajar Koding

Banyak yang berpendapat melalui berbagai tulisan tentang perlunya mengajar anak-anak koding. Jadilah semua orang tua mendukung anaknya mempelajari kode. Tapi, tahukah kamu, kenapa anak harus belajar koding? Dan kenapa kita lantas harus mendukung mereka belajar koding? Ini yang penting diketahui oleh orang tua. Dan untuk mengetahuinya, sepertinya penting juga bagi orang tua untuk memahami dasar-dasar pengkodean. Eits, jangan salah. Bukannya lantas memaksa orang tua jadi developer, lho. Mempelajari kode nggak selalu ujungnya jadi pengembang. Namun, jika itu terjadi, kenapa nggak? Sambil menyelam minum air, kok! Paling tidak, dengan belajar kode, kita bisa memahami cara keja koding dan membantu menciptakanlingkungan belajar yang lebih pas bagi anak-anak saat mereka mulai koding. Berikut ini ada 5 alasan yang bisa kita ambil sebagai dasar untuk ikut mempelajari koding! Bisa Lebih Terlibat Ambil contoh saat kita mengajarkan anak bermain halma atau ular tangga. Kita pasti akan mengajarkanmereka permainan ini sejak usia dini, dan memberikan bocoran cara-cara untuk memainkan, bahkan memenangkan pertandingan. Di saat-saat ini, keterlibatan kita dengan anak sangat besar. Biar kita bisa terlibat dengan anak saat mereka menjalani journey menjadi seorang koder, ada baiknya kita mengikuti prosesnya. Dan hal itu hanya bisa dilakukan saat kita mengenal juga istilah koding. Memberi Contoh Biasanya, anak akan lebih tergugah melakukan sesuatu saat orang tua terlibat dalam prosesnya. Saat kitamendukung mereka belajar koding, kita sebenarnya Sudan tahu bahwa koding itu petting. Dengan ikut mempelajarinya, kita telah memberi contoh pada anak bahwa koding sangar penting, sampai-sampai kita harus belajar agar bisa mengejar ketinggalan.

Baca »

Apakah Coding Menyenangkan atau Membosankan?

Mengajukan pertanyaan seperti “apakah coding membosankan?” seperti bertanya “apakah berenang itu membosankan?” Jawabannya tergantung orangnya. Pengkodean bisa membosankan dan sulit bagi sebagian orang—tetapi sangat bermanfaat

Baca »

Sekolah Aman di Masa Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 memang belum berakhir, namun siswa tetap harus pergi ke sekolah untuk mempelajari banyak hal setelah lama belajar di rumah.  Agar anak-anak kita aman

Baca »

Mendorong Belajar STEM di Rumah

Berbagai studi penelitian di dunia punya satu kesimpulan yang sama dalam hal keterlibatan keluarga: Saat keluarga terlibat dalam proses pembelajaran anak-anak sejak dini dan di

Baca »

Berkenalan dengan Masyarakat Pintar

Apa yang mendorong perkembangan teknologi? Semua ahli sepakat, kebutuhan manusia adalah jawabnya. Saat manusia membutuhkan sesuatu, yang mereka lakukan adalah berinovasi. Menghadirkan ide-ide dan menciptakan

Baca »