Anak-anak Hari Ini Nggak Hanya Belajar, Mereka Berinovasi

Anak-anak Hari Ini Nggak Hanya Belajar, Mereka Berinovasi

Dari mengembangkan aplikasi hingga menguasai koding, anak-anak sekarang punya rasa ingin tahu untuk menghasilkan inovasi teknologi baru.

 

Teman Matahati, ada yang menarik dari perkembangan anak-anak kita hari ini. Menurut situs FinancialExpress.com, anak-anak jaman sekarang tidak hanya belajar, mereka juga berinovasi. 

 

Saat ini, anak-anak bukan hanya konsumen teknologi. Mereka juga berinovasi dan menciptakan sesuatu menurut teknologi itu. Tidak salah menyebut mereka sebagai generasi teknologi. Kejelian dan keingintahuan yang tertanam di kepala mereka,mendorong perkembangan intelektual dan kognitif.

 

Banyak startup yang sadar akan kondisi ini. Mereka mulai menciptakan banyak hal untuk mengajarkan siswa berusia enam hingga 18 tahun coding dan topik lanjutan lainnya. Dan banyak dari siswa ini sekarang datang dengan inovasi teknologi mereka sendiri.

 

Kisah Manya dari Suncity School, Gurugram bisa dijadikan contoh. Anak berusia delapan tahun ini tertarik pada coding dan hal itu mendorongnya membuat aplikasi untuk memandu saudara perempuannya belajar mandiri. 

 

Pickaboo, apps yang dikembangkan Manya, membantu anak-anak memindai sebuah objek dan membiarkan komputer menyebut nama obyek itu. Cara kerjanya, aplikasi 

mengambil gambar dari objek dan mengirimkannya ke Microsoft Image Processing API. Setelahnya, API mengembalikan deskripsi dan dikirim ke API Penerjemah. Hasilnya kemudian dikirim ke Text to Speech Converter yang mengeja nama objek setelah dipindai dalam lima bahasa berbeda — Inggris, Hindi, Spanyol, Prancis, dan Jerman.

 

Ngobrolin aplikasi bikinannya, Manya berkata,” Adik saya terus-terusan bertanya tentang obyek yang dia lihat di sekitar. Kadang sama orang tua, kadang sama keluarga yang lain. Saya ingin membantu membuat sesuatu yang bisa membuatnya lebih mandiri. Itu alasan kenapa saya mengembangkan aplikasi ini. Semoga bisa membantu semua anak yang seusia adik saya. Mereka bisa mendapatkan informasi sendiri, dengan cara yang fun.”

 

Selain Manya, ada juga anak lain yang mengembangkan aplikasi. Namanya Souradeep Sarkar, usianya 8 tahun dan asalnya dari Burdwan. Sarkar menciptakan aplikasi DYSXA untuk mengatasi disleksia. 

 

DYSXA adalah aplikasi bantuan belajar untuk anak-anak penderita disleksia yang memungkinkan mereka mempelajari huruf dan angka. Aplikasi ini juga membantu penderita disleksia membentuk kata-kata. 

 

Aplikasi ini memiliki animasi untuk kata-kata, membantu anak-anak mempelajari pengucapannya. Ini juga memiliki warna dan suara terpisah untuk setiap huruf, dan juga kuis untuk membantu anak-anak berlatih dan mengidentifikasi kata atau ejaan yang benar.

 

Anak lain, Jishnu Baruah, yang berusia 16 tahun dari Assam’s Dibrugarh, membuat aplikasi Light Bag, yang memungkinkan anak-anak melepaskan beban dari tas sekolah mereka. Aplikasi ini memungkinkan guru memperbarui nama buku dan buku catatan yang mereka ingin siswa bawa pada hari tertentu.

 

Aplikasi ini juga memberikan perkiraan berat tas siswa dan menampilkan animasi kepada guru untuk menyampaikan ketidaknyamanan siswa terkait berat tas mereka. Berdasarkan perhitungan, guru bisa mengurangi jumlah buku, sehingga siswa bisa membawa tas yang lebih ringan.

 

Kebanyakan dari anak-anak ini, belajar dinamika pengkodean dari WhiteHat Jr, sebuah startup yang fokus pada pengajaran pengkodean kepada anak-anak berusia antara enam dan 14 tahun. Dengan kurikulum mutakhir tentang AI, robotika, pembelajaran mesin, dan teknologi luar angkasa, startup ini bertujuan untuk memanfaatkan kreativitas alami anak-anak untuk menginovasi sesuatu. 

 

“Anak-anak muda saat ini sangat jeli, dan sifat ingin tahu mereka mendorong perkembangan intelektual dan kognitif mereka. Belajar kode dikenal untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan memecahkan masalah di antara anak-anak, ”kata Karan Bajaj, pendiri dan CEO, WhiteHat Jr.

 

Semakin banyak anak yang didorong untuk menggunakan teknologi, mereka akan berinovasi dalam menangani masalah penting dalam kehidupan yang mereka jalani. Jadi, siap-siap dibuat terpukau oleh penemuan mereka!

 

STILL NOT SURE WHAT TO DO?
We are glad that you preferred to contact us. Please fill our short form and one of our friendly team members will contact you back.
Form is not available. Please visit our contact page.
X