5 Alasan Mengapa Koding Penting untuk Anak-anak

1) Koding Mengajarkan Bahasa yang Berbeda

Bahasa mengajarkan anak-anak bagaimana berkomunikasi dan berpikir logis. Bahasa juga memperkuat keterampilan verbal dan dan tertulis.

Anak-anak harus diperkenalkan dengan bahasa yang berbeda sejak usia dini. Ini membantu mereka untuk memahami dunia di sekitar mereka dengan lebih baik. 

Koding memiliki bahasanya sendiri. Setiap huruf dalam Alfabet memiliki formula khusus 0 dan 1 yang mewakilinya. Angka 0 dan 1 ini memberi mengarahkan piranti  teknologi di sekitar kita  cara bekerja. Dengan Belajar bahasa koding, kita bisa mengajarkan pada anak-anak berbicara dengan piranti teknologi di sekitarnya.

2) Koding Menumbuhkan Kreativitas.

Dengan bereksperimen lewat pemrograman, anak-anak belajar dan memperkuat otak mereka. Bahkan ketika mereka membuat kesalahan, mereka belajar. Dengan mengoding, anak-anak dapat menjadi kreatif. 

3) Koding Membantu Anak-anak Belajar  Matematika.

Koding membantu anak-anak untuk dapat memvisualisasikan konsep abstrak, memungkinkan mereka menerapkan matematika ke situasi dunia nyata. Hal ini membuat matematika terasa menyenangkan. Hari ini, pengkodean hadir di banyak program STEM.

4) Koding Membantu Anak Belajar Menulis Akademis. 

Anak-anak yang belajar kode memahami bagaimana merencanakan dan mengatur pikiran. Ini dapat mengarah pada keterampilan menulis yang lebih baik yang dapat dikembangkan seiring dengan berkembangnya keterampilan koding dari waktu ke waktu.

5) Koding membantu anak menjadi lebih pede saat memecahkan masalah.

Saat anak-anak  belajar membuat kode dan memberi arahan, mereka belajar bahwa bukan hanya ada satu cara untuk melakukan sesuatu. 

Mereka dapat  memilih beberapa cara. Bahkan, saat mereka gaga, mereka bisa memperbaiki dengan cara lain.

Koding adalah literasi dasar di era digital, dan penting bagi anak-anak untuk memahami dan dapat bekerja dengan teknologi di sekitar mereka. Belajar koding di usia muda membantu anak-anak dalam proses komunikasi, kreativitas, matematika, menulis, dan menumbuhkan kepercayaan diri.